Senin, 13 Oktober 2014

SIKAP DAN KEPUASAN KERJA

SIKAP DAN KEPUASAN KERJA 


      Dari awal ditempatkan di kantor ini, saya sangat menjaga attitude dan cara berfikir saya terutama dalam hal birokrasi. Memang sulit untuk mengikuti arus yang ada. Salah atau benar atasan harus kita ikuti apapun yang menjadi keputusannya itulah yang menjadi perintah yang harus dikerjakan oleh para stafnya. Dalam kedaaan mood yang sedang baik atau tidak, saya harus bisa menyeimbangkan emosi yang ada pada dalam diri saya. 
      Dengan menjaga sikap dan perilaku saya, saya bisa mengendalikan diri saya dalam hal yang berkaitan dengan pekerjaan di kantor. Saya berusaha untuk bekerja dengan efektif dan efisien, tentunya sesuai dengan kemampuan dan keahlian saya. Saya ingin memberikan yang terbaik untuk pekerjaan saya yang pada akhirnya memberikan saya nilai plus.
       Saya sadar apapun bila dikerjakan dengan tulus dan ikhlas pasti akan memberikan hasil yang baik. Oleh karena itu sampai saat ini saya merasa puas terhadap pekerjaan yang saya jalani karena saya merasa target pekerjaan sudah saya capai dan dengan demikian saya dapat mengembangkan potensi yang ada pada dalam diri saya dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan diri saya, melihat dan menggunakan kesempatan yang ada di depan mata dan tentunya bersiap menghadapi halangan dan rintangan yang sewaktu - waktu dapat menjadi masalah dalam pekerjaan saya.
         Dengan action yang baik, hasil yang saya dapatkan dalam pekerjaan saya tidaklah sia - sia. Semua berjalan lancar dan tentunya dapat memberikan yang terbaik dan menunjukkannya pada atasan saya. Itu semua memerlukan tahapan - tahapan dimulai dari perencanaan apa saja yang dapat saya kerjakan dan bagaimana saya mengatur pola kerja saya melalui standar - standar kerja yang saya miliki. 
KERAGAMAN DALAM ORGANISASI 
   
       Di tempat saya bekerja sekarang ini, banyak sekali hal - hal yang membuat saya belajar untuk lebih mengerti apa yang dinamakan kebersamaan. Ada sesuatu yang bisa dipahami oleh logika dan adapula yang hanya mengandalkan perasaan sebagai dasarnya. Banyak yang sudah berusia setengah abad tetapi masih aktif menjalani pekerjaan tidak hanya yang berkaitan dengan SOPnya, namun banyak pula yang masih mencari ladang basah lain sebagai pendapatan lain.
      Ada pula yang hanya mengerjakan pekerjaan seadanya sambil menunggu jam pulang kantor. Memang di kantor saya pria lebih mendominasi posisi jabatan yang ada, namun tidak sedikit para ibu yang menjadi orang - orang kepercayaan atasan saya. Mulai dari usia 25 tahun sampai yang hampir pensiun pun ikut mengisi kantor ini. Tapi tidak ada perbedaan yang menjadi jurang diantara kami semua, justru dengan adanya hal ini kami belajar untuk saling memahami satu sama lain dan berusaha menjalin tali silaturahmi.
         Mungkin karena faktor waktu juga yang membawa kami pada rasa kekeluargaan yang tertanam pada diri kami ini. banyak dari beberapa staf yang memang sudah bekerja di tempat ini berpuluh - puluh tahun. Staf yang lebih senior sangat menghargai juniornya begitupun sebaliknya.
         Dengan adanya hal tersebut di atas, saya sangat merasa diorangkan baik oleh atasan maupun teman sejawat. Atasan saya sangat mengerti stafnya baik dalam hal pekerjaan maupun hal di luar pekerjaan dan itu yang membuat saya betah dan tidak merasa diacuhkan. Beliau tidak pernah mendiskriminasi sesuatu hal pada setiap stafnya. Oleh karena itu keanekaragaman yang ada di kantor saya tidak pernah menjadi masalah. itu semua karena adanya rasa saling menghargai dan memahami satu sama lain.